top banner

Sistem Suku Bunga Anuitas

Selain  bunga flat ,dan bunga efektif, bunga anuitas sering dipakai oleh pihak Bank.Bunga anuitas adalah modifikasi dari bunga efektif. Prinsip bunga anuitas hampir sama dengan bunga efektif yaitu menggunakan perhitungan bunga yang fair, yaitu bunga dihitung dari sisa pokok yang belum dibayar.
Perbedaan bunga anuitas dengan bunga efektif adalah pada jumlah angsuran per bulannya. Dalam bunga efektif, angsuran menurun sejalan dengan berkurangnya bunga; sedang dalam bunga anuitas angsuran dibuat sedemikian rupa agar sehingga tiap bulannya jumlahnya tetap.
Seperti bunga efektif, bunga anuitas biasanya dipakai pada perhitungan kredit jangka panjang misalnya KPR atau kredit usaha.
Mendekati berakhirnya masa kredit, keadaan akan menjadi berbalik. porsi angsuran pokok akan sangat besar sedangkan porsi bunga menjadi lebih kecil.  Dalam perhitungan anuitas, porsi bunga pada masa awal sangat besar sedangkan porsi angsuran pokok sangat kecil.
Di bawah ini  Rumus yang digunakan untuk mengetahui besarnya angsuran perbulan :








i = Suku bunga
m = Jumlah periode pembayaran

misalkan suatu Bank  memberikan kredit sebesar Rp 12.000.000,- selama 3 tahun (36 bulan ) dengan suku bunga 15% pertahun. Berapa jumlah yang diangsur tiap bulan oleh pihak penerima kredit, dan beri detail angsuran pokok dan bunga.

Perhitungannya :
 







Maka didapatkan besar angsuran yang harus dibayar setiap bulan
Rp. 415.983,94

Sistem Suku Bunga Floating atau Mengambang

Floating berarti mengambang, dasar perhitungan sistem bunga ini adalah SBI (untuk Indonesia),Atau SIBOR atau LIBOR ( dolar ).SIBOR adalah singkatan dari singapore interbank offering rate dan LIBOR adalah london interbank offering rate."Pak,kalau saya tidak tahu kepanjangan dari dua singakatan itu,apakah saya tidak bisa membeli rumah?" Ya,tidak ada hubungannya.Ini sekedar  informasi untuk anda.

"Kenapa harus mengikuti sistem singapura atau london,pak?"Kita tahu,sistem yang termasuk paling established untuk Eropa adalah London dan untuk Asia adalah Singapura.Lalu,kita juga sering membaca bahwa SBI turun,tetapi suku bunga belum turun.Kenapa? "kambing hitam"-nya adalah cost of fund ( CoF ).

Agar anda mudah memahaminya,anggap saja CoF adalah biaya kulakan bank.Jadi,bahwa SBI turun tetapi bunga kredit belum turun,itu disebabkan karena CoF masih tinggi.Sebagai perumpamaan,katakanlah Anda berdagang kaos dan anda kulak di Tanah Abang.Pada suatu ketika,harga kaos memang turun (SBI turun),tetapi ternyata biaya untuk sampai ke tanah abang tetap atau naik,misalnya biaya transportasi,biaya parkir,dan lain lain,Akibatnya,total biaya kulak anda tetap (CoF tetap tinggi),meskipun biaya material kaos telah turun,Yang termasuk dalam CoF antar lain adalah gaji pegawai bank dan biaya operasional bank.Dalam kaitan ini,setiap bank menerima tekanan persaingan.Jika CoF nya tinggi terus,bank yang bersangkutan akan diasingi oleh bank lain yang lebih efisien.Maka,dalam jangka menengah,bank harus menyesuaikan tingkat CoF-nya

Sistem Suku Bunga Efektif







Dalam kredit dengan bunga efektif atau kadang disebut sliding rate, perhitungan bunganya dilakukan pada setiap akhir periode angsuran. Bunga kredit dihitung dari saldo akhir setiap bulannya.
Bunga dihitung berdasar nilai pokok yang belum dibayar. Jadi bunga per bulan akan berubah-ubah berdasar nilai pokok yang masih terhutang.
Nilai bunga yang dibayar debitur setiap bulan akan semakin mengecil.
Karena bunganya yang dibayar mengecil, maka angsuran per bulan akan semakin menurun dari waktu ke waktu. Angsuran bulan kedua lebih kecil daripada angsuran bulan pertama, begitu seterusnya.

Pada sistem ini, perhitungan beban bunga dihitung setiap akhir periode pembayaran angsuran berdasarkan saldo pokok. Beban bunga akan semakin menurun setiap bulan karena pokok utang juga berkurang seiring dengan cicilan.

Misalkan Anda mengambil kredit di bank sebesar Rp12 juta dengan masa cicilan 12 bulan dan bank menggunakan sistem bunga  Efektif  12%


Rumus:
Bunga per Bulan = SA x I/12
- SA : Saldo Akhir Periode
- I : Suku bunga per tahun

Perhitungan Bunga Bank Efektif :

Bunga bulan pertama = Rp 12.000.000×12%/12 = Rp 120.000
Angsuran pokok tiap bulan = Rp 12.000.000/12 = Rp 1.000.000


Jika anda membandingkan bunga pinjaman antar bank, pastikan jenis bunga yang dipakai, apakah bunga efektif, flat atau anuitas.

Sistem Suku Bunga Flat







Suku bunga flat adalah perhitungan bunga yang paling mudah. Tiap bulan angsurannya sama, bunganya sama, cicilan pokoknya sama. Biasanya perhitungan bunga ini dipakai pada KTA (Kredit Tanpa Agunan).
Dalam kredit bunga flat atau bunga tetap, plafon kredit dan besarnya bunga akan dihitung secara proposional sesuai dengan jangka waktu kredit.
Nilai bunga akan tetap sama setiap bulan, karena bunga dihitung dari prosentasi bunga dikalikan pokok pinjaman awal.
Jadi jumlah pembayaran pokok + bunga setiap bulan akan sama besarnya.

Misalkan Anda mengambil kredit di bank sebesar Rp12 juta dengan masa cicilan 12 bulan dan bank menggunakan sistem bunga tetap (flat). Contoh perhitungan berikut menggunakan bunga flat 6%

Rumus: 

total Bunga = P x I x N

bunga perbulan = total bunga / B
besar angsuran = (P + total bunga) / B
- P : Pokok kredit
- I : Suku bunga per tahun
- N : Jangka waktu kredit dalam satuan tahun
- B : Jangka waktu kredit dalam satuan bulan

Perhitungan Bunga Flat:

Total Bunga = Rp12.000.000 × 0,06 × 1 = Rp 720.000
Bunga per Bulan = Rp720.000 : 12 = Rp 60.000
Besar Angsuran = (Rp 12.000.000+Rp 720.000 ) / 12 = Rp 1.060.000



Penghitungan dengan bunga flat akan menimbulkan kesan bahwa suku bunga rendah bila dibandingkan dengan perhitungan bunga efektif.






Keanggotaan Koperasi


Anggota koperasi adalah pemilik dan sekaligus sebagai pengguna-jasa koperasi . Maju mundurnya koperasi berasal dari anggota untuk anggota koperasi dapat berkembang baik bilamana anggota dan pengurus merasa berkepentingan terhadap kemajuan koperasi

Pengertian koperasi simpan pinjam , Tujuan Koperasi Simpan Pinjam , Prinsip Koperasi Simpan Pinjam serta Peranan dan Maanfaatnya







Pengertian Koperasi Simpan Pinjam

Koperasi  simpan pinjam merupakan salah satu lembaga keuangan bukan bank yang bertugas memberikan pelayanan masyarakat, berupa pinjaman dan tempat penyimpanan uang bagi masyarakat.

Macam macam Suku Bunga




Sebelum membahas macam macam suku bunga , dalam hal Bisnis simpan pinjam  tentunya bersangkutan dengan bunga ,
bunga adalah suatu imbalan jasa yang telah kita berikan atas pinjaman uang.
Persentase dari pokok utang yang telah dibayarkan sebagai imbalan jasa/bunga.
Dalam jangka panjang atau periode tertentu disebut suku bunga. Suku bunga secara umum ada 4 jenis yaitu : Suku bunga Flat, Suku Bunga Efektif, Suku Bunga Anuitas, Suku Bunga Mengambang.